One years Later .

hari ini sangat indah, begitu cerah. orang-orang berjalan dengan riangnya, mereka saling bergenggaman tangan dengan kekasihnya. aku, Andreas P Wiraatmadja hanya duduk dikursi taman yang terlihat kusam ini sambil melihat kesibukan orang-orang. 1 tahun yang lalu, aku duduk dikursi ini bersama orang yang paling aku cintai. kita menikmati birunya awan, guguran daun pohon yang mengelilingi taman kota, memperhatikan setiap tingkah laku orang yang lewat dan terlarut dalam kebersamaan yang indah.
Tapi hari ini begitu dingin dan sepi walaupun awan bersinar cerah dan taman sangat ramai dengan aktivitas orang-orang yang lewat. Hari ini berbeda dengan 1 tahun yang lalu. Hari ini aku duduk sendiri dan semuanya tampak menyedihkan.
“I Love you and I wanna Love you until the end” itulah kalimat yang selalu Andreas ingat dari Miki.
ya, Miki P Salbanita. perempuan manis yang selalu Andreas harapkan kehadirannya.
waktu itu miki meminta Andreas untuk melupakannya, entah apa alasannya Andreaspun tidak tahu. dan sejak saat itu Miki pergi dan menghilang tanpa ada kabar. sampai akhirnya Andreas mendengar bahwa Miki sudah punya pacar lagi. hati Andreas begitu sakit dan terpukul mendengar berita itu. lalu Andreadpun berusaha untuk melupakannya tapi hasilnya nol, dan sampai saat ini Andreas masih ingat dan mengharapkannya. ya! aku pikir aku bisa baik-baik saja tanpanya tapi itu salah. aku sadar bahwa aku tak bisa jika harus tanpanya. semua terasa sia-sia. Seandainya aku bisa mengulang waktu maka tak akan aku biarkan hal ini terjadi, tak akan aku biarkan kau pergi dan meninggalkanku sendiri. Sekarang aku hanya bisa mengingat moment-moment indah yang pernah terjadi antara aku dan miki. keluh Andreas dalam hati.

“Kau tidak berubah walaupun sudah setahun aku tak bertemu denganmu” Andreas dengar suara yang tidak asing ditelinganya
“kau! aku sedang melamun” kata Andreas datar lalu melihat perempuan dengan baju merah dan syal pink dilehernya yang sedang duduk disampingnya
“bagaimana kabarmu? tanya Miki.
“buruk” jawab Andreas.
“aku pikir kau bahagia setelah kita tak lagi bersama” miki berkata sambil memandang jalanan yang sedikit lengang.
“aku? bahagia? apakah bukan sebaliknya? Andreas bertanya.
“Aku pikir aku bisa bahagia, tapi ternyata aku salah” ucap miki sedikit pelan.
“kalaupun aku berkata aku bahagia dan baik-baik saja, itu bohong. karena kenyataannya semua hal tentangmu selalu menggangu pikiranku” kata Andreas. “bagaimana dengan pacarmu?” tanya Andreas.
“kau ingat janji yang pernah aku ucapkan padamu” Miki berkata tanpa menjawab pertanyaan Andreas.
“Aku, Miki P Salbanita berjanji hanya akan menjadikan Andreas P Wiraatmajda sebagai orang yang paling dicintainya sampai akhir nafasku berhembus” ucap Andreas dengan sedikit meniru gaya miki pada saat itu.
“hmp~ ternyata kau masih mengingatnya. tapi aku sendiri yang melanggar janji itu.” ucap Miki terlihat menyesal.
Suasana terasa hening sesaat, Andreas menundukkan kepalanya dan Miki terlihat gugup dengan perkataannya. “Sampai dunia ini berakhir aku tak akan melupakan janjimu itu miki, bahkan aku berharap kalau aku bisa menagih janji itu padamu sekarang” ucap Andreas dalam hati.
“Sudah waktunya aku pulang, sampai jumpa Andreas” ucap miki memecah keheningan dan diapun mulai berjalan menjauhi Andreas.

Mata Andreas tak bisa Lagi menahan desakan airmatanya untuk keluar. pipinya mulai basah dengan airmata. Nafas Andreas terhenti sesaat dan badannya mulai memanas. Mungkin ini efek dari kekecewaan Andreas terhadap dirinya sendiri yang tak dapat berkata bahwa sesungguhnya dia masih sangat mencintai Miki. Airmata ini sia-sia, karena airmata ini tidak bisa membuat Miki menjadi miliknya Lagi. Tadi sebelum Miki beranjak pergi dia berkata “Kelak kau harus bahagia dengan pilihanmu dan akupun akan bahagia dengan pilihanku, jadi lebih baik sekarang kau tak usah mengingat-ngingat lagi moment yang pernah terjadi antara kita. karena kalau kau masih mengingatnya hanya akan membuatmu merasa sakit. sekarang cobalah kau lebih peka terhadap orang-orang disekitarmu, siapa tahu salah satu dari mereka adalah kebahagian yang selama ini kau cari” kata-kata Miki bagaikan salju dimusim panas yang tak dapat aku percaya.

Miki tak pernah tahu perasaan Andreas yang sebenarnya setelah mereka berpisah. setelah miki meminta Andreas untuk melupakan dirinya, Andreas selalu berharap bahwa saat 1 tahun yang akan datang jika dia bertemu dengan Miki lagi Andreas akan berterimakasih pada Miki karena dengan mengenal dan mencintai miki Andreas bisa belajar tentang arti kebahagian, cinta dan pengorbanan yang sejati. dan akhirnya pada saat 1 tahun yang akan datang itu tiba harapan dan keinginan Andreas sirna. “Aku akan melupakan semuanya dan aku akan bahagia demi orang yang aku cintai” ucap Andreas yakin.

image

Posted from WordPress for Android

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s