Dulu, kamu dan kita

Dulu, aku lupa bagaimana caranya tersenyum.
Dulu, aku lupa bagaimana caranya tertawa.
Dulu, aku lupa bagaimana caranya bahagia.
Dulu, aku lupa bagaimana caranya ceria.
Dulu, aku lupa bagaimana caranya melihat.
Dulu, aku lupa bagaimana caranya mendengar.
Dulu, aku lupa bagaimana caranya memandang.
Dulu, aku lupa bagaimana caranya berkata.
Dulu, itu dulu. Iya! dulu, dulu sebelum sekarang. Dulu saat semua masih terasa kosong. Dulu saat semua masih kelam dan pudar. Dulu saat aku berpikir bahwa sekarang takkan pernah ada. Itu dulu sekali.

Dulu itu kini berganti.
Dulu itu kini berubah.
Dulu itu kini berjalan.
Dulu itu kini memudar.
Dulu itu kini melangkah.
Dulu itu kini menjadi KAMU !

Kamu saat ini adalah senyum.
kamu saat ini adalah tawa.
kamu saat ini adalah bahagia.
kamu saat ini adalah ceria.
kamu saat ini adalah mata.
kamu saat ini adalah telinga.
kamu saat ini adalah mulut.
kamu saat ini, esok, lusa dan seterusnya adalah aku.

Dulu, kamu, aku di masa yang akan datang adalah kita..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s