arsitektur

Pada zaman modern dan globalisasi seperti sekarang ini, rumah menjadi barang yang mahal dan mewah. Dalam artian rumah bukan lagi berfungsi utama sebagai tempat berlindung bagi keluarga tapi sudah beralih fungsi sebagai tempat kerja, toko maupun hal lainnya. Gaya dan bentuk rumah pun semakin kaya dan bervariasi.

Posted from WordPress for Android

TARIAN TANPA CERITA 6

Tari yang berakar dari tari adat meliputi tari pendet dan gabor di Bali dan jathilan di Jawa Tengah.

Tari-Tarian Jawa Tengah
Secara garis besar tariJawa Tengan dibagi dalam tarian keraton dan tarian rakyat. Tari keraton seperti Bedhaya dan serimpi di kembangkan oleh para raja zaman dahulu dan masih dinikmati hingga sekarang. Sedangkan jathilan, gambyong merupakan tatian rakyat.

Bedhaya dipercaya orang banyak sebagai ciptaan Sultan  Agung Mataran pada wal abad ke 17. Tarian ini ditarikan oleh para penari terbaij dan tercantik kerajaan. bedhaya penuh dengan perlambang, juga merupakan lambang kesempurnaan.
Tari serimpi merupakan tari klasik jawa sejak abad abad lalu. bentuk tari serimbi tertua menurut sumber tertulis diciptakan oleh Pakubuwana V pada tahun jawa 1748.

Jathilan merupakan tarian jawa yang ditatikan oleh laki-laki namun dibeberapa daerah seperti Wonosobo, Gunung kidul, KulonProgo penarinya perempuan yang berpakaian laki-laki. Tari ini dikenal dengan banyak nama seperti: kuda lumping dan juda kepang (Jwa Barat) Jaran jepang, Incling atau ebeg (Jateng dan Yogyakarta) Jaran kepang (Jarwa Timur)

Tari-Tarian Bali
Tatian bali tidak memiliki alur, tujuan utama penari adalah melakukan setiap tahap dan urutan gerak dengan ungkapan penuh.
Macam-macam tarian bali adalah:
-. Tarian keramat dan Sekuler
-. Tari pendet dan Gabor
-. Tari baris
-. Tari sanghyang
-. Tari legong

Tari Jawa Barat: Ketuk Tilu dan Tayuban
Ada 2 bentuk tari sosial Jawa Barat.Krtuk tilu  dipentaskan dipedesaan dan kini atau dahulu biasanya diiringi dengan gamelan sederhana.
Tayuban dilain pihak merupakan pertunjukkan untuk kalangan ningrat dan dilakukan di dalam ruangan dengan iringan gamelan lbih lengkap.
Tayuban menampilkan ronggeng yang menari untuk dan bersama pria. sayang, pesta dalam ruang tertutup ini terkesan buruk. Namun awal abad ke 20 Raden Sambaa Wirakusumah menata kembali tari tayuban yanv dikenal dengan nama Ibing keurseus. Pada Ibing Krurseus itu ada 4 unsur tari utama yaitu Leyepan, Nyatria, Monggawa dan Ngalana

Ketuk tilu berasal dari gamelan yang mengiringinya tiga (tilu) buah bethuk berirama tetap dan dasar, satu bkendang besar dan kulantor atau lendang kecil.

Tarian Samatra Barat dan Sumatra Selatan
Alau Ambek merupakan tarian budaya minang, Sumatra barat yang didasari oleh gerak bela diri. PertunjukkanAlau Ambek mirip sebuah pertarungan bela diri yang diawasi oleh 2 orang wasit.

Alang Suntiang juga disebut alang suntiang penghulu yang berati tari elang, perhiasan penghulu yang merupakan bentuk tarian adat padang lawad kab. Agam Sumatra Barat. Tari yang meniru gerak elang yang gesit dan pintar.

Gending Sriwijaya diilhami dari kerajaan kuna sriwijaya yang dewasa ini dianggap sebagai tati adat keraton wilayah palembang.
Tarian ini dibawakan oleh perempuan yang berjumlah genap berbusana mewah dan banyak perhiasan emas . Gerakannya sangat lambat dan sederhana namun anggun.

Tarian Kalimantan Timur dan Melayu Pesisir
Tari kanjet, giring-giring dan mandau merupakan tiga jenis tari dayak dipedalaman kalimantan Timur yang digunakan untuk menyambut tamu dan sebagai pelengkap upacara. Alat musik pengiringnya adalah sampe’ (semacam kecapi).
Tari kanjet ditarika oleh seorang mempelai perempuan sebagai acara perkawinan. Ia menari diatas gong kecil sambil memegang seikat bulu burung dikedua tangannya.
Giring-giring adalah kerincing yang dililitkan dibawah lutut. Penari juga membawa tongkat panjang ditangan kiri yang dihentakkan ke tanah bersamaan dengan langkah ke empat.
Tari Mandau biasanya ditarikan oleh pria dan kadang juga wanita. Tarian ini melukiskan latuhan menggunakan mandau (parang yang tajam)  untuk membela diri.
Tari Serampang dua belas. Tari ini menitikberatkan pada permainan mata, gerak kaki memutar dan lompatan ditambah dengan gerak tangan dan tubuh yang gemulai.

Tarian Pesisir Melayu
Pada pertengahan abad 20, musik melayu dan tari adat seperti mak yong, menora, mendu, dan bangsawan hampir punah. Beberapa tari murni yang dipentaskan antara lain tari Senandung, Tari Lagu dua, Tari Mak inang dan Tari Serampang dua belas.

Tarian Sulawesi Selatan
Sulawesi Selatan konon memiliki 316 jenis tari adat, 98 diantaranya milik orang bugis, 66 milik orang Makassar, 116 milik orang Mandar dan 66 milik orang Toraja sa’dan. Orang makasar menyebut tari upacara sere dan tati hiburan pakarena. Orang Bugis menyebutnya pajaga atau jaga atau katia. Orang Mandar hulu menyebutnya malluya atau sayo dan bondesan. Orang Mandar pesisir menyebutnya tuduq. Istilah Toraja adalah gelluq, pagelluq atau burake.

Posted from WordPress for Android

Ansambel musik tradisional 2

Indonesia memiliki ratusan musik tradisional yang dibagi dalam 2 jenis yaitu ansambel besar dan kecil. Gamelan adalah salah satu contoh Ansambel besar. Sedangkan salung, sempelong, rabab derek, rabab pasisir dan kesok-kesok merupakan contoh ansambel kecil.

GONG BESAR GAMELAN JAWA
Gamelan terdiri atas instrumen logam dan berbagai jenis gong yang menghasiljan nada apabila ditabuh. kebanyakan instrumen gamelan dilaras dalam 2 sistem nada yaitu : Slero yang bernada lima dan pelog yang bernada tujuh.
Fungsi inatrumen:
-. Instrumen dan penyanyi menghasilkan susunan nada sederhana ataupun rumit.
-. Instrumen mengatur tempo
-. Instrumen yang mempertegas sebuah gending.

Dalam rumusan Jawa tradisonal, seluruh instrumen gamelan merupakan pusaka yang berharga, namun beberapa gong besar dianggap memiliki nilai pentibg sendiri diantaranya: Pangrawit, Kecer, Ketuk, Gong.

GONG BESAR GAMELAN BALI
Gamelan dibali terdiri atas banyak instrumen tabuh meliputi metalofon, silofon, gong, gendang dan canang.
jenis ganelan yang ada dibali contohnya gamelan gambang dan ganelan slonding.

MUSIK BAMBU: ANGKLUNG DAN CALUNG BANYUMAS
Angklung merupakan alat musik dari tabung bambu yang disusun secara longgar dalam bentuk kerangka bambu .
Ansambel angklung terdiri atas sekitar 15 angklung yang digantung pada gayor.
Calung merupakan generasi termuda generasi musik bambu didaerah banyumas, dianggap sebagai gabungan instrumen angklung (bambu) dan gamelan (logam). Tidak ada perbedaan antara calung dan orkes angklung dalam hal penggunaan instrumen, lagu, pagelaran atau fungsi sosial. Satu-satunya yang membedakan yaitu angklung diganting dengan gambang yang disebut ganbang penodos.

GENDANG
dalam banyak musik indonesia gendang memiliki peran penting dan dalam jenis musik tertentu gendang menjadi instrumen yang paling menonjol dalam sebuah ansambel.

Tradisi gendang di sumatra
Sumatra utara memiliki adat bermain gendang yang menggunakan sembilan gendang yang disebut gordang sambilan. Sementara di daerah karo menggunakan lima gendang yang disebut gendang lina sedalanen.
Dijawa dan bali biasanya menggunakan gendang dengan dua sisi yang diletakkan mendatar.

Beda lagi halnya dengan indonesia timur yang menggunakan gendang berbentuk jam pasir untuk mengumumkan kedatangan orang penting, kematian, memanggil orang untuk suatu acara, mengiringi tarian, acara suci dll.

Posted from WordPress for Android

Upacara dan Arak-arakan 1

Dindonesia pertunjukkan seringkali dikaitkan dengan pelaksanaan upacara. Pada beberapa pertunjukkan roh nenek mouang, dewa, atau binatang keramat menguasi tubuh manusia dan dalam bentuk ini menari. Contohnya pada tari sahyang di bali dan tari seblang di Jawa Timur. setelah selasai upacara tersebut maka dgelarlah arak-arakan. Semua arak l-arakan jug bersifat pertunjikkan.

HUDOQ
Hudoq merupakan sebuah tari upacara yang dilakukan oleh suku dayak Babau dan modang di kalimantan timur untuk memulai musim tanam padi, ngugu tahun (bersih desa) dan merayakan musim panen.
Upacara Hudoq dipimpin oleh seorang pawang untuk mengatur upacara. Para penari juga menggunakan topeng kayu berukir gabungan antara citra hama tanaman dan satwa-satwa berbahaya.

GAMELAN SEKATEN DAN GAREBEG
Sekaten adalah seperangkat gamelan jawa yang dimainkan pada perayaan. yang sampai tahun 70an hanya dimiliki oleh 3 keraton: Surakarta, Yogyakarta, Cirebon.
Garebeg meupakan acara besar yang melibatkan hampir seluruh keluarga dan pegawai kerajaan serta masyarakat luas. Dalam bahasa jawa, kata gerebeg berarti arak-arakan. Ada 3 jenis perayaan gerebeg yang terkait dengan upacara kerajaan yaitu gerebeg maulud, gerebeg syawal dan gerebeg besar. Biasanya setelah acara gerebeg berlangsung para penongon akan berebut hasil gunungan yang dipercaya akan mendapat berkah.
Gunungan merupakan tanda terimakasih pada tuhan yang maha kuasa. Gunungan terbuat dari nasi dan dihias dengan sayur mayur dan penganan. Ada 2 jenis gunungan yaitu gunungan lanang (laki-laki) dan gunungan wadon (perempuan)

TARI-TARIAN WALI
semua tarian wali termasuk dalam aspek budaya bale yang berpusat pada masyarakat dan desa, melibatkan banyak peran serta penonton.

Tari Sanghyang
Tari Sanghyang adalah salah satu tari terpenting dalam tari wali. Pada tati ini penari kerasukan dewa atau roh. roh yang masuk tergantung pada daerah dan jenis sanghyang, dari bidadari langit sanghyang dedari sampai roh kuda sanghyang jaran, roh babi hutan sanghyang celeng dan roh monyet sanghyang bojog.

Seblang dan Gandrung di Banyuwangi
Seblang dan gandrung adalah tarian tradisional yang ditemukan di banyuwangi. Seblang merupakan tarian upacara suci sedangkan gandrung lebih bersifat dunia dan sosial.

Tarian seblang disebut juga tarian sakti di bakungan dan olihsari. penari seblang dibakungan harus seorang wanita yang sudah menopause sementara di olihsari harus seirang gadi yang batu beranjak dewasa. 3 hal penting dalam tari seblang yang erat hubungannya dengan dengan kehadiran arwah nenek moyang dan mitologi dunia gaib yaitu : kejiman, Ratu sabrang dan Adol kembang. wakth pelaksanaan sebrang diadakan pad sore hari tengah bulan besar, bulan jawa dan siang haru sampai matahari terbenam selama 7 hari setrlah idul fitri.

Tari gandrung sebagai tari sosial
3bagian penting dalam pertunjukkan gandrung ialah:
-Jejer yaitu gandrung menampilkan rangkaian gerak sesuai dengan lagu yang dinyanyikan.
-Maju gandrung yaitu bagian ini diangkat dari taru ratu sabrang dalam upacara seblang
-Seblang subuh yaitu saat semua tamu pria mendapat giliran menari dan fajar (subuh) sudah dekat.

REOG PONOROGO
Reog ponorogo merupakan bebtuk teater populer dalam kelompok drama tari yang merupakan ciri khas daerah ponorogo, jawa timur. Rrog ponorogo tampil dalam avara penting seperti pernikahab, khitanan, peringatan hari besar dan perayaan yang bersifat umum.

Tokoh dan musik dalam ponoroga
Tokoh yang paling mengagumkan dalam reog ponorogo adalah barong yang menggambarkan tokoh utama cerita, bertopeng harimau besar berwarna terang dan mencolok dengan mahkota dhadhakmerak seberat 30-60 kilo.
ada juga tokoh merak (mahkota) yang konon 2hewan ini banyak hidup didaerah ponorogo.
alat musik yang digunakan saat arak-arakan reog ponorogo adalah kendhang, ketimpung, selompet, ketuk, kenong, angklung dan kempul.

GALOMBANG
Tarian ini adalah tari tradisipnal minangkabau yang merupkan tatian untuk menyambut tamu sesuai dengan kedudukannya. Galomvang diadakan sebelum tamu memasuki tenpat acara.

TABUIK
tabuik atau tabot merupakan jenid upacara permainan kekuatan gaib mengenang peristiwa disekitar dan meratapi kematian husein bin abi thalib, cucu nabi muhammad.
Bentuk tabuik yaitu terdiri atas dua sampai lima tingkat dengan tinggi kira-kira 6-15 meter. Tubuh tabuik dibuat dari bambu dan batang sagu dibungkus dengan kertas berwarna-warni.
Dipariaman upacara tabuik terdiri dari beberapa tahap dalam 10hari pertama bulan muharram yaitu ma-ambiak tanah (mengambil tanah), ma-arak saroban (mengarak sorban), ma-oyak tabuik ( menggoyang tabuik)

Posted from WordPress for Android

Seni pertunjukkan islam

Seni Pertunjukkan Islam
Seni pertunjukkan Islam menunjuk pada seni pertunjukkan yang berhubungan dengan islam ditinjau dari kacamata sejarah dan sosial budaya. Dalam seni pertunjukkan di Indonesia ada 3 macam hubunhan islam. Pertama adalah bentuk-bentuk seni yang sudah ada sebelum diperkenalkan islam yang kemudian berubah dengan adanya pengaruh islam. Kedua adalah seni baru yg ketika diperkenalkan ke Indonesia sudah bermuatan islam. Ketiga adalah beberapa karya kontemporer yang tidak terikat secara ketat dengan tradisi tertentu, tetapi kesan islam tampil jelas.

Keislamian Senk pertunkukkan indonesia dapat dolijat dalam teks, perupaan, dan gubahan musik. contohnya, rebana adalah gendang berangka dan kehadirannya diIndonesia melambangkan pertunjukkan islam.

SALAWAT DAN SANTISWARAN
Musik Islami
Jenis musik ini berupa lagu yang dinyanyikan pemuanui tunggal atau paduan suara secara bergantian, diringi rebana yang dimainkan dalam polayang beda. Para pemusik dan penyanyi biasanya lelaki.

Selawat
Ciri khas selawat adala penggunaan rebana secara penonjol yang dalam bahasa jawa dikenal dengan nama trebang atau terbang, musiknya disebut yrebangan atau terbangan. Ciri kedua adalah adanya salawat yaitu doa puji-pujian. Ciri yg ketiga adalan penataan susunan nadanya. Nyanyian sholawat biasanya sangat bersemangat dan dibawakam dalam bentukpaduan suara.

Santiswaran
Snatiswaran dihasilkan sebagai hasil budaya yang diilhami daari islam. Sejak kapan perkembangannua tidak diketahui secara pasti. Catatan sejarah yang menyebutkan santiswaran mungkin serat chenthini, yang menerangkan keadaan jawa setelah majapahit (sekitar abad ke 16). Pagelaran santiswaran diiringi oleh sebuah kendang, terbang, kemanak dan seorang pesindhen. Ansambel musik utama.y jawa kecuali terbang. Santiswaran dikembangkan oleh para seniman keraton surakarta pada pada masa ulsultan Hamengku buwono IV, V dan Hamengkubuwo o X.

RAMPAK REBANA
Musik rebana diyakini pada mulanua digunaakqn untuk menyebarkan islam dan bahkan sampai sekarang musik rebana merupakanbpadian antara seni dan ajaran keagamaan. Para pemain ramak rebana bermain secara bersam-sama membawkan syair islami. Teks yang sering digunakan adalah bahasa arab uang dikenal sebagai berzanji. Pertunjukkan rampak rebana ditiap daerah berbeda-beda.

ZAPIN
Zapin ialah tarian yang menitik beratkan pada gerakan kaki, gerakan isyarat tangan. Masyarakat yang memlunyai tradisi zapi  pada umumnya suku melayu.
Ada 3 jenis zapin yang ada di Indonesia yaitu Zapin arab, Zapin melayu dan Zapin masa kini. Zapin biasanya dipertunjukkan di acara-acara tertentu seperti khitanan, pernikahan, pemandian dan peringatan hari raya islam.

SEUDATI
Seudati merpakan tarian khas yang berasal dari aceh. Sedati diyakin hadir bersamaa dengan penyebaran islam yang pada saat itu tari ini digunakam untjk kenyebarkan islam dengan cara menghibur.

BEKSA GOLEK MENAK
Beksa golek menak diciptakan oleh Sultan Hamengkubuwono IX pada tahun 1941. Tari ini berbeda dengan tari keraton lainnya dalam hal teknik tari, busan dan cerita uang dibawakannya.Tekbik dan busana yang didasarkan pada gerak gerik dan pakaian kayu tri-mantra dalam pertujikaan wayang golek

Posted from WordPress for Android

Kata-kata Harapan !!

Pagi hari yang sejuk dan indah, terbangun kata-kata harapan yang sederhana tapi bermakna dalam. Harapan tentang kebahagian, perjuangan, pengorbanan dan mimpi kecil. Hanya hari itu saja semua terangkai, tanpa persiapan dan rencana.

Sampai tiba siang menjelang, kata-kata harapan itu masih bertahan dan masih sangat sederhana. Luntur oleh terik dan keringat dan luruh terbawa kekecewaan yang masih bisa termaafkan dengan logika.

Malam datang dan membuatnya semakin hancur dengan penyesalan. Kata-kata harapan itu kini hanya sebatas goresan, walau tak bisa hilang tapi pasti terlupakan. Terbawa hanyut ketidakpastian yang muncul saat tak terpikir bahwa kapan lagi kata-kata harapan itu bisa lahir kembali.

Dulu, kamu dan kita

Dulu, aku lupa bagaimana caranya tersenyum.
Dulu, aku lupa bagaimana caranya tertawa.
Dulu, aku lupa bagaimana caranya bahagia.
Dulu, aku lupa bagaimana caranya ceria.
Dulu, aku lupa bagaimana caranya melihat.
Dulu, aku lupa bagaimana caranya mendengar.
Dulu, aku lupa bagaimana caranya memandang.
Dulu, aku lupa bagaimana caranya berkata.
Dulu, itu dulu. Iya! dulu, dulu sebelum sekarang. Dulu saat semua masih terasa kosong. Dulu saat semua masih kelam dan pudar. Dulu saat aku berpikir bahwa sekarang takkan pernah ada. Itu dulu sekali.

Dulu itu kini berganti.
Dulu itu kini berubah.
Dulu itu kini berjalan.
Dulu itu kini memudar.
Dulu itu kini melangkah.
Dulu itu kini menjadi KAMU !

Kamu saat ini adalah senyum.
kamu saat ini adalah tawa.
kamu saat ini adalah bahagia.
kamu saat ini adalah ceria.
kamu saat ini adalah mata.
kamu saat ini adalah telinga.
kamu saat ini adalah mulut.
kamu saat ini, esok, lusa dan seterusnya adalah aku.

Dulu, kamu, aku di masa yang akan datang adalah kita..

Night,Dark and Song

Malam, tidak dingin tapi menusuk.
gelap, tidak sunyi tapi melenyapkan.
lagu, tidak mellow tapi mengharukan.

Detikkan waktu yang berputar sampai sekarang membuktikan bahwa pernah ada saat dimana aku menyukai, mencintai, menyayangi, memikirkan kamu!

Tidur, tertutup tapi tidak terlelap.
mimpi, indah tapi terjaga.
bangun, bangkit tapi tak berdaya.

Sendiri aku sekarang ini hanya menunjukkan kesepian dan penantian akan sesuatu yang terbaik.

Ingat, selalu dan selalu.
Ingin, bersama dan selamanya.
Indah, mungkin tak di awal tapi pasti pada akhirnya.

Tuhan tahu semuanya. Karena rasa, pikir dan hati ini ciptaannya yang tak pernah mungkin berbohong pada penciptanya. Sekuat apapun tubuh dan mulut ini menyangkal, tetap tak bisa menutup kata “IYA” yang terucap dari mata binar ini.

Jika jujur adalah sebuah kebaikan dan kebahagian, maka dengan senang aku berkata “Kau adalah satu titik kosong yang selama ini aku cari”

Tapi jika bohong akan membuat semuanya lebih baik, maka dengan tegas aku berkata “Terimakasih kau telah jadi bayangan yang hanya membebani jalanku”

Malam, Gelap dan Lagu. bolehkah aku memohon kepada kalian, tetap dan ikutilah aku yang selalu menunggu seorang pangeran tampan yang akan membawaku pada Siang, Terang dan Irama yang dapat membuatku nyaman dengan sayang dan tanggungjawab yang ia berikan.

Polemik Lady Gaga

Rencana kunjungan Stefani Joanne Angelina Germanotta atau Lady Gaga ke Indonesia dalam rangka konser mendapat penolakan keras dari berbagai kalangan. Penolakan ini wajar saja, mengingat Lady Gaga dalam video clipnya selalu menampilkan hal-hal yang bersifat porno dan bahkan terkesan aneh menurut pandangan adat ketimuran. Penolakan yang dilakukan oleh berbagai ormas, diantaranya Front Pembela Islam (FPI). Sebelumnya, Ketua Umum FPI Habib Rizieq mengancam akan membuat rusuh
Jakarta, jika konser itu tetap akan digelar. Permintaan mereka ditanggapi secara bijak oleh Polda Metro Jaya dengan berbagai pertimbangan, sehingga konser Lady Gaga tidak mendapatkan izin.
Alasannya sederhana saja, pertama Lady Gaga sering menampilkan pornoaksi saat konser digelar. Di sisi lain, Indonesia mempunyai UU tentang pornografi dan pornoaksi. Tidak hanya itu, para ormas Islam juga menentang keras penampilan Lady Gaga, karena sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Memang patut dipertanyakan, sebenarnya apa manfaatnya jika konser itu digelar. Apakah mereka yang mendukung konser itu akan
tetap bersuka ria, berhura-hura,
sementara masih banyak rakyat Indonesia yang menderita, yang butuh kepedulian mereka. Inilah yang sebenarnya harus dipikirkan oleh seluruh warga negara. Kedua, Lady Gaga sering disebut-sebut sebagai pemuja setan, hal ini tampak pada simbol-simbol aneh yang digunakan dalam  setiap penampilannya, baik dalam pentas maupun video clip. Bahkan, Lady gaga pernah diberitakan mandi darah sebelum tampil dalam konsernya. Dengan demikian, dikhawatirkan remaja Indonesia –mayoritas penggemar Lady Gaga- akanterpengaruh oleh penampilan artis Amerika itu. Ketiga, masuknya Lady Gaga ke Indonesia dikhawatirkan akan meracuni budaya Indonesia, khususnya Islam. Saat ini, banyak sekali generasi bangsa yang berperilaku jauh dari nilai-nilai agama.

Banyak yang khawatir, jika Lady Gaga jadi menggelar konser, maka tidak menutup kemungkinan perilaku amoral itu akan bertambah parah, mengingat track record penampilan sang artis. Intinya mereka khawatir dengan moral generasi muda, dan laknat dari Tuhan. Memang banyak juga yang mendukung konser Lady Gaga tetap dilaksanakan pada
3 juni mendatang sesuai rencana. Sebab, mereka telah membeli tiket yang sudah dijual sejak jauh-jauh hari. Selain itu, mereka yang mendukung konser itu berpendapat bahwa tidak ada alasan sedikit pun untuk tidak memberikan izin manggung konser. Dengan dalih negara Indonesia adalah negara demokrasi dan
membebaskan setiap orang untuk
berekspresi.

Demokrasi Pancasila Hiburan memang satu tawaran tepat untuk menanggapi kondisi yang ada saat ini. Keadaan yang semerawut, berbagai masalah yang tiada henti menimpa negeri ini memang perlu hiburan. Untuk melepas kepenatan, mengembalikan optimisme hidup di atas sebuah keputusasaan dan kehilangan rasa percaya pada tatanan pemerintahan.Namun, yang harus
diperhatikan adalah apakah hiburan harus menyimpang dengan budaya Indonesia. Tentu tidak, jika itu tetap dilakukan, maka hal terburuk akan menambah kesemerawutan negeri ini. Harus diingat kembali bahwa negara Indonesia berprinsip erat dengan demokrasi Pancasila. Memang saat ini, banyak yang salah kaprah memaknai demokrasi yang dijalankan di Indonesia. Tentu demokrasi Indonesia berbeda dengan demokrasi Amerika Serikat. Dalam konteks ini, demokrasi pancasila lebih
mempunyai nilai-nilai luhur jika
dibanding dengan demokrasi yang
diterapkan di negara lain.
Sampai saat ini, Pancasila masih diakui sebagai dasar negara oleh penyelenggara negara ini. Konsep yang sangat genius itu dirumuskan oleh founding fathers untuk kemudian menjadi cita-cita dan tujuan bangsa. Bahkan, menjadi jati diri bangsa Indonesia. Dalam Pancasila terdapat sila-sila yang saling erat berkaitan antara sila
satu dengan lainnya. Mulai dari
ketuhanan yang maha Esa,kemanusiaan, persatuan, sampai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Itu artinya, semua tujuan hidup bangsa Indonesia ke
depannya sudah tercakup dalam
Pancasila. Inilah yang seharusnya
dipegang teguh oleh seluruh warga
negara, baik dari pemerintah maupun rakyatnya. Dengan memegang erat Pancasila, maka demokrasi tidak asal bebas, tetapi mempunyai nilai-nilai yang sejak dulu menjadi ciri khas negara ini. Oleh karena itu, sebagai bangsa yang mempunyai jati diri dan kredibilitas, maka sudah selayaknya untuk tidak begitu saja
memerima kebudayaan luar, baik itu berupa hiburan maupun yang lainnya. Karena dengan begitu, Indonesia akan diakui di mata internasional sebagai negara yang berkarakter kuat. Tidak seperti saat-saat ini, yang selalu “mengiyakan” semua kebudayaan luar untuk masuk di Indonesia.
Sebenarnya bangsa kita sudah terserang mental inlander, mental budak, mental inferior, atau apapunlah namanya. Yang pasti, sampai sekarang ini, masih banyak
masyarakat yang wah apabila melihat “bule” datang, meski tidak mempunyai kemampuan sekalipun. Inilah yang sebenarnya membuat Indonesia menjadi bangsa yang “terbelakang”. Perlu dicatat, Indonesia mempunyai Pancasila yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai agama. Oleh sebab itu, sudah waktunya rakyat Indonesia lepas dari gumunan terhadap pihak luar. Mentalitas warga negara yang baik dan terutama pemimpinnya, Indonesia akan bisa menempatkan duduk sama pendek, berdiri sama tinggi dengan negara lain dalam pergaulan internasional. Dalam konteks ini, Indonesia harus menyaring budaya yang masuk. Jangan sampai budaya luar meracuni jati diri bangsa Ini.
Sudah cukup banyak budaya luar
mempengaruhi kehidupan bangsa kita. Maka, katakan “TIDAK” untuk budaya yang tidak sesuai dengan identitas bangsa. Dengan demikian, konser Lady Gaga yang
sudah jelas tidak sesuai dengan kultur budaya Indonesia, sudah sepantasnya ditolak. Bangsa Indonesia seharusnya hanya menerima hiburan yang bisa
membuat bangsa ini lebih cerdas dan bermoral. Jadi keputusan tidak memberi izin konser Lady Gaga merupakan keputusan yang sudah sesuai dengan konstitusi negara ini.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDI Perjuangan, Achmad Basarah mengatakan, sikap keragu-raguan ini sama seperti sikap Polri dalam menangani kasus konflik-konflik
horizontal yang berlatar belakang agama dan keyakinan.
“Polri cenderung menunjukan sikap takluk terhadap Ormas-ormas Islam garis keras, dalam kasus Lady Gaga inipun Polri menunjukkan ketakutannya atas tekanan dan ancaman dari Ormas-ormas Islam yang menolak konser Lady Gaga teresebut. Sehingga Polda Metro enggan memberikan ijin keramaian untuk acara itu,” tegasnya kepada INILAH.COM, Kamis (24/5/2012). Basarah mengatakan, seharusnya dalam kasus ini Polri harus bersikap sesuai dengan pertimbangan norma hukum yang berlaku. Sehingga kewajiban Polri dalam melindungi kepentingan semua warga negara Indonesia bisa terlaksana. Lebih lanjut, dia menambahkan, seharusnya dalam kasus polemik konser Lady Gaga ini tak perlu menjadi perdebatan yang panjang. Dengan sikap ini justru Indonesia dipermalukan hanya atas masalah konser musik semata. “Bayangkan, hanya untuk urusan konser seorang Lady Gaga saja bisa membuat bangsa kita gaduh dan terbelah dua, ada yang pro dan kontra. Bisa dibayangkan bagaimana jika yang datang itu betul-betul monster, pasti tambah kacau lagi masyarakat kita dibuatnya,” ungkapnya.